Kapasitas daya di Ruang Pelayanan Kecamatan Sentolo sebesar 4500 Watt untuk mensuplai 2 PC (Personal Computer) 1 Thermal Printer e-KTP , 1 Printer pencetak Surat Keterangan dan 1 Router untuk Pencetakan E-KTP sedangkan untuk Pencetakan KK (Kartu Keluarga) ada 1 PC dan 1 Printer dotmatrix.
Dan untuk kebutuhan pelayanan IUMK dan IMB difasilitasi dengan 1 PC, 1 Printer dan 1 Laptop. Demi kenyamanan masyarakat ruangan Pelayanan dilengkapi dengan AC (Air Confitioner) sejumlah 2 buah dengan besaran 1.5 PK. Setidaknya itu beberapa fasilitas di Ruang Pelayanan Kecamatan Sentolo yang membutuhkan suplai listrik besar.
Tercatat sejak Senin 18 Maret 2019 proses kerja dan pelayanan Kecamatan Sentolo terganggu. Namun bukan disebabkan oleh pemadaman listrik yang cukup sering terjadi.
Dampak ini dirasakan sekali ketika proses pencetakan e-KTP. Mulai dari pengambilan data sampai proses printing e-KTP. Yang ditandai dengan menurunnya angka indikator yang tertera di UPS. Belum lagi PC untuk pencetakan KK dan Pelayanan IUMK dan IMB yang mendadak mati.
Untuk menguji daya pun pihak Kecamatan Sentolo melalui Kasi Pelayanan dan staffnya menyalakan semua peralatan elektronik yang ada di Ruang Pelayanan. Kondisi normal sebelum Senin 18 Maret 2019. Semua peralatan elektronik yang ada di Ruang Pelayanan berjalan dengan normal dengan daya 4500 Watt. Namun pertanggal 18 Maret 2019 gejala gangguan listrik mulai dirasakan mengganggu aktivitas kerja Pelayanan.
Pihak Kecamatan Sentolo melalui Kasi Pelayanan sendiri sudah menelpon ke PLN dan mengeluhkan tentang kondisi listrik yang ada di Ruang Pelayanan Kecamatan Sentolo. Pihak PLN pun merespon cepat dan berdasarkan laporan mereka terjadi Gangguan Tegangan Listrik yaitu Penurunan Tegangan yang berakibat pada gangguan jaringan Komputer yang ada di Ruang Pelayanan Kecamatan Sentolo.
Menunggu itu tidak ada gunanya. Berspekulasi apa penyebabnya pun adalah buang-buang waktu. Berharap pada stakeholder? Hmmm ...
Langkah sigap diambil oleh Camat Sentolo melalui Kasi Pelayanan untuk mengatasi permasalahan ini, yaitu dengan setiap hari menyalakan Genset untuk mensuplai kebutuhan listrik. Walaupun mungkin masyarakat tidak nyaman karena terganggu dengan bisingnya suara genset. Pihak Kecamatan Sentolo memohon maaf kepada Masyarakat atas ketidaknyamanan selama mengakses Pelayanan di Kecamatan Sentolo. Tapi langkah ini perlu diambil guna pemenuhan Pelayanan Prima kepada Masyarakat.