Beruntung! Mugi Pedagang Pasar Baru Sentolo Dapat Ini Di Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo Ke- 68

SENTOLO - Ada yang beda di Pasar Baru Sentolo Kecamatan Sentolo. Para pedagang yang biasanya disibukkan dengan berjualan, pagi ini berjajar rapi berpakaian Kejawen Gagrak Ngayogjokarto, Selasa, 15 Oktober 2019.

Upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo ke- 68 di Pasar Baru Sentolo dipimpin langsung oleh Lurah Pasar Sudiyo bersama jajarannya. Diikuti oleh para pedagang, security dan Petugas Parkir.

 “Ya bagi kita ini sangat berkesan sekali” ujar Kafiriyanto, Security Pasar Baru Sentolo.

Kemeriahan acara dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo ke- 68 di Pasar Baru Sentolo berlanjut dengan pembagian doorprize.

Keberuntungan jatuh kepada Mugi dari Toko Emas Hartowiyono yang berhak mendapatkan doorprize dikarenakan tanggal lahirnya bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo yaitu 15 Oktober.

Muso, perempuan paruh baya ini mendapatkan doorprize karena menjadi pedagang Pasar Baru Sentolo yang tertua secara umur.

Hariyono pedagang dan penjahit sepatu, Sukardi pedagang sepatu, Tuyem pedagang cemilan ringan dan Hera penjual pakaian pun masing-masing mendapatkan doorprize hasil undian secara acak.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan makan bersama.

Sejarah singkat.

Pada tahun 1951, Hamengkubuwono IX dan Paku Alam VIII menggabungkan antara wilayah Kasultanan yaitu Kabupaten Kulon Progo dengan wilayah Pakualaman yaitu Kabupaten Adikarto

Secara yuridis Kabupaten Kulon Progo adalah hasil Penggabungan Daerah Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Adikarto dalam lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu kabupaten dengan nama Kulon Progo yang selanjutnya berhak mengatur dan mengurus rumah-tangganya sendiri.

Hal tersebut sesuai dengan amanat Undang- Undang Nomor 18 Tahun 1951 yang mengatur tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1950 yang ditetapkan tanggal 12 Oktober 1951 dan diundangkan tanggal 15 Oktober 1951.

Kontributor

Roh Sunardi