MENGGAGAS SENTOLO AWARD ( Bag II )

Adapun maksud dan tujuan dari konsep sederhana menggagas Sentolo Award yang rencana akan di laksanakan pada tahun 2020  melibatkan seluruh elemen stakeholder baik penentu kebijakan di Kabupaten, Kecamatan dan masyarakat adalah :

  1. Mendorong tumbuhnya rasa kepekaan terhadap fenomena kemiskinan  di wilayah Kecamatan Sentolo;
  2. Mendorong keberpihakan kebijakan dalam menekan angka kemiskinan di Sentolo dalam aspek menekan angka kemiskinan dalam jumlah maupun dalam fokus mengarahkan upaya pengentasan kemiskinan;
  3. Bagi pendamping desa yang tergabung dalam KPKD, PKH, ataupun pendamping kemiskinan termotifasi tentang tatacara mengadvikasi kemiskinan kepada institusi ke atas, ke samping dan ke bawah , dalam arti mereka memiliki kemampuan komunikasi yang baik kepada instansi kabupaten, instansi desa, kecamatan dan masyarakat;
  4. Bagi dunia usaha memiliki kepedulian terhadap kondisi kemiskinan di masyarakat, kepekaan yang tinggi terhadap situasi dan menyisihkan laba usaha mereka dalam berkontribusi dalam program penanggulangan kemiskinan;
  5. Bagi lembaga keuangan memiliki kepedulian terhadap kondisi kemiskinan di masyarakat, kepekaan yang tinggi terhadap situasi dan menyisihkan laba usaha mereka dalam berkontribusi dalam program penanggulangan kemiskinan;
  6. Bagi desa agar tumbuhnya kepedulian dan kepekaan terhadap angka kemiskinan di wilayahnya dan kepekaan itu termanifestasikan dalam struktur anggaran di APBDES setiap tahunnya;
  7. Bagi instansi pemerintah di Kecamatan baik fertikal dan daerah memiliki partisipasi yang tinggi terhadap upaya-upaya penanggulangan kemiskinan di wilayah Kecamatan dengan cara mengadvokasi kepada lembaga pemerintahan, sosial masyarakat dan dan masyarakat di wilayah Sentolo;
  8. Bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang memiiki amunisi sangat benomena kesar memiliki margin laba setiap tahunnya increasing (naik) di dorong mempunyai sensitifitas terhadap fenomena kemiskinan di wilayah desanya masing-masing;

Pentahapan Sentolo Award

Proses mengawali Sentolo Award bukanlah pekerjaan yang ringan, karena perlu pentahapan yang berat  dalam mengawali pekerjaan yang baru tentu saja adanya resistensi dari lingkungan, menerobos system yang multidimensi dan membutuhkan ketahanan baik material dan immaterial.  Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah :

  1. Mengkomunikasikan kepada stakeholder pengambil kebijakan dan pelaksana kebijakan di kabupaten, instansi lintas sektor di Kecamatan dan desa dari 8 (delapan) sektor di atas;
  2. Mendapatkan payung hukum yang jelas tentang Sentolo Award yang mengacu pada regulasi nasional seperti UU, keputusan-keputusan, peraturan kementrian, produk hukum daerah seperti perda, perbup, keputusan bupati, maupupun penetapan lain seperti Keputusan Bupati maupun keputusan Camat;
  3. Kegiatan Sentolo Award tentu saja merupakan rangkaian panjang mulai dari rapat koordinasi konsolidasi, kenyusunan kriteria dan indikator, proses penilaian ke lapangan, penyusunan pengkatagorian dan proses perayaan tentu saja memerlukan pendanaan maka dari itu perlu proses pencarian dana yang melibatkan tim yang dipayungi agar mendapatkan legalitas.
  4. Karena kegiatan ini pertama kalinya dilaksanakan tentunya perlu pendampingan dari lembaga- lembaga yang memiliki ketertarikan terhadap fenomena kemiskinan di negara ini. Olehkarenanya dipersilahkan untuk itu saya persilakan berkomunikasi dengan kami dengan Pengkatagorian

Perlunya mendapatkan payung hukum yang jelas tentang Sentolo  Award yang mengacu pada regulasi nasional seperti UU, keputusan-keputusan, peraturan kementrian, produk hukum daerah seperti perda, perbup, keputusan bupati, maupupun penetapan lain seperti Keputusan Bupati, akan kami pergunakan untuk membuat keputusan Camat tentang indikator maupun variable yang dipergunakan agar ukuran yang nantinya dibuat ada payung hokum yang akuntabel dan terukur. Adapun pengkatagorian yang akan kami buat adalah;

  1. Kategori pendamping desa yang memiliki kinerja baik dalam memberikan pendampingan dan menekan kemiskinan;
  2. Kategori pemerintah desa yang memiliki kinerja baik dalam pengentasan kemiskinan;
  3. Kategori Lembaga keuangan yang berpihak dalam program pengentasan kemiskinan;
  4. Badan usaha yang peduli pada program pengentasan kemiskinan;
  5. LSM yang peduli terhadap program pengentasan kemiskinan;
  6. Personal/tokoh yang peduli terhadap program pengentasan kemiskinan;
  7. BUMDES peduli terhadap program pengentasan kemiskinan;
  8. Dan OPD daerah maupun vertical kecamatan yang peduli terhadap program pengentasan kemiskinan

Dalam tahapan internalisasi atau pendalaman sangat diperlukan daam rangka menyamakan persepsi dalam berfikir, berbuat dan bertindak terlebih dalam mengambil keputusan dalam alur silogisme berdasarkan cara fikir dan tindak teratur dan berukur.

Ditulis Oleh :

HENING NURCAHYA, AP.,MM

Sekretaris Kecamatan Sentolo

CP : 087739486030