Merajut Untung di Manunggal Fair 2019, Nayla Cratf Tuksono Kecamatan Sentolo Pamer ini.

SENTOLO - Ada yang mencuri perhatian di Manunggal Fair 2019 Kabupaten Kulon Progo. Rajutan tas, dompet serta sepatu yang cantik dipajang manis di stand Darmawanita dan Dekranasda Kabupaten di Taman Budaya Kulon Progo.

Seringnya mengikut pameran, merupakan salah satu strategi Nayla Craft untuk menjaring calon pembeli. Cukup efektif, banyak dari pengunjung pameran yang membeli atau memesan produk-produk dari Nayla Craft.

Tak luput event Manunggal Fair 2019 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, menjadi salah satu media promosi bagi Nayla Craft untuk memasarkan produknya. Bahkan ada Promo diskon untuk setiap produk Nayla Craft.

“Iya kita ada promo diskon, biar pengunjung tertarik untuk membeli produk kita” ungkap Surti.

Tas Rajut, Dompet, Aksesoris bahkan sepatu rajut model kekinian yang dikolaborasi dengan kain-kain lurik merupakan inovasi Nayla Cratf. Tak hanya nyaman, cantik dan menarik, produk-produk Nayla Cratf selaras dengan perkembangan fesyen di era generasi milineal.

Nayla Craft berlokasi di Pedukuhan Karang, Desa Tuksono Kecamatan Sentolo dirintis oleh Surti sejak 2010, kemudian dikelola oleh anaknya Neila Putri sejak 2015.

Neila menjelaskan, semua produknya menggunakan nilon sebagai bahan utama. Seperti tas, dompet, aksesoris bahkan sepatu rajut yang saat ini diakui Neila sudah mengantongi sekitar 20 model tas dan sepatu.

“Dan terus dikembangkan dan diperbaharui, biar fesyenable” tambah Neila disela-sela kesibukannya mengelola Galeri Nayla Craft.

Desain dan model yang elegan serta mempertahan kualitas,padu padan warna-warna terang seperti tosca, biru, kuning serta orange juga tak luput dari perhatian Surti dan Neila untuk memikat calon pembeli.

Dari segi pemasaran Nayla Craft tidak pernah mengalami kendala berarti. Selain dipasarkan melalui Galeri dirumah produksi, Nayla Craft mulai melirik media social seperti Instagram dan Facebook serta lapak-lapak online guna mendongkrak omset penjualan.

Dengan adanya Internet, produk-produk Nayla Craft dilirik pembeli di Kota-kota besar se- Indonesia, seperti Surabaya, Bandung, Kalimantan bahkan Papua pun terpikat. Rata-rata Nayla Craft, harus memenuhi pesanan lebih dari 200 produk tiap bulan.  Jakarta menjadi salah satu kota besar dengan pemesanan terbanyak.

Tidak sendiri, Nayla Craft memberdayakan ibu-ibu rumah tangga disekitar rumah produksi. Disamping  untuk memenuhi pesanan pembeli, Nayla Craft menjadi lapangan pekerjan buat mereka. Dengan mempekerjakan sekitar 20 pengrajin, saat ini Nayla Craft, dibantu oleh penjahit 2 orang sedangkan untuk pengiriman dan pengemasan dipercayakan pada 2 orang pegawainya.

“Ya kendalanya ada di SDM, terutama untuk segi pemasaran” jelas Surti perintis Nayla Craft.

Produk – produk tas dibandrol Rp. 100.000 hingga Rp. 350.000, dompet  Rp. 35.000 sampai dengan Rp. 75.000 sedangkan sepatu rajut dipatok Rp. 80.000 sampai dengan Rp. 450.000 tergantung model dan pesanan. Tak luput aksesoris dan souvenir juga menjadi produk andalan Nayla Craft, pasang harga kisaran Rp. 500.000 sampai dengan Rp. 2.000.000.

Produk-produk Nayla Cratf dapat dijumpai di Manunggal Fair 2019. Berlangsung dari 27 September 2019 dan berakhir pada 6 Oktober 2019 berlokasi di Taman Budaya Kulon Progo dan Lapangan Pengasih Kabupaten Kulon Progo.