Upaya Menanggulangi Kesehatan Jiwa Masyarakat, melalui Koordinasi TPKJM Kecamatan Sentolo

Kamis, 30 Agustus 2018 13:01:57 - Oleh : Tim Kecamatan Sentolo

Belabeliku.com Meluncur Ke Kecamatan Sentolo

Gerakan Masyarakat Sehat PKK Kecamatan Sentolo

Pawai Dan Karnaval Meriahkan HUT RI ke 73 di Kecamatan Sentolo

Upaya Menanggulangi Kesehatan Jiwa Masyarakat, melalui Koordinasi TPKJM Kecamatan Sentolo

JAMBAN UNTUK BAPAK JOYO UTOMO

Rapat koordinasi penyelenggaraan kesehatan jiwa masyarakat dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Sentolo. Dalam rapat tersebut hadir perwakilan dari Danramil Sentolo, Kapolsek Sentolo, Camat Sentolo, dan Bapak Eko Pranyoto (Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kabupaten Kulon Progo). Juga 28 tamu undangan yang mewakili setiap desa dan puskesmas di Kecamatan Sentolo. (Selasa, 28/8)

Dalam sambutannya, Bapak Widodo selaku Camat Sentolo menyampaikan bahwa terdapat 2 provinsi di Indonesia yang tingkat gangguan jiwa masyarakatnya terbesar yakni Nanggro Aceh Darussalam (NAD) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mengingat hal itu maka perlu dibentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM).

Peserta rapat tampak antusias dengan melemparkan beberapa pertanyaan dan usulan. Bapak Eko pada rapat koordinasi ini menyampaikan materi tentang bagaimana kita dapat menangani orang dengan penyakit jiwa. Beliau juga menyampaikan kepada para peserta rapat untuk merawat warganya yang berpenyakit jiwa. Misalkan saja mau mengantarkan pasien ke RS Gracia, dan tidak boleh mengolok-olok karena akan memperparah kondisi pasien.

Karena di Kabupaten Kulon Progo belum terdapat Rumah Sakit Jiwa yang benar-benar khusus menangani penyakit jiwa. Hanya ada rumah sakit dengan poli jiwa, sehingga harus dioper ke RS Gracia atau Panti Havara.

Ada banyak teori tentang penyakit kejiwaan ini. Pak Harno (peserta rapat) menyampaikan bahwa, "Dari Pak Bimo Walgito, seorang dosen Fisiologis, beliau mengatakan bahwa setiap orang memiliki bakat stres. Hanya saja bakat itu berkembang atau tidak. Ada faktor-faktor yang mempengaruhi diantaranya:

1.    Faktor genetika atau keturunan

2.    Faktor lingkungan sosial

Dan ada obatnya yaitu qonaah (menerima apa adanya pemberian Allah SWT). Karena dengan qonaah kita akan merasa cukup. Tidak meminta yang berlebih-lebihan."

Sebagai tindak lanjut dari rapat ini, maka diakhir acara disusun Rencana Tindak Lanjut TPKJM, diantaranya :

1.    SK Kecamatan yang berisi revisi susunan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM)

2.    Rapat Koordinasi TPKJM yang dilaksanakan setiap 4 bulan sekali

3.    Sosialisasi / penyuluhan bagi keluarga yang menderita ODGJ dan penanganan pasca opname.

4.    Sosialisasi tentang kesehatan jiwa pada kader di 4 desa di Kecamatan Sentolo.

5.    Mengadakan Family Gathering.

6.    Penanganan PMKS

7.    Sosialisasi / penyuluhan dan transportasi rujuk ODGJ.

Dengan rapat koordinasi ini, harapannya kita bersama-sama dapat menanggulangi kesehatan masyarakat dan menjadikan Kecamatan Sentolo melangkah lebih baik. (Naim Uswatun)

« Kembali | Kirim | Versi cetak